August 10, 2014

Alhamdulillah, setelah tiga minggu akhirnya bisa kembali membuat tutorial, dan kali ini saya akan membuat tutorial untuk image hover dari grayscaled image menjadi colored image, bahasa mudahnya dari gambar abu-abu menjadi gambar berwarna. Dan berikut screenshot hasil akhirnya nanti

Tutorial Image Hover, Grayscale

Langkah pertama yang harus kita lakukan tentu saja adalah membuat file index.html. Lalu didalam tag body, tambahkan script berikut ini.

Gallery

Portfolio 1 Portfolio 2 Portfolio 3 Portfolio 4

Setelah itu, tambahkan style css agar tampilan menjadi lebih menarik. Copy lalu Paste style berikut ini.

body{
    margin: 0;
    background-color: #F5F5F5;
    font-family: 'Raleway';
    color: #555555;
}

.box{
    margin: 0 auto;
    margin-top: 100px;
    padding: 0 10px;
    width: 470px;
    height: 460px;
    border-radius: 3px;
    background-color: #FFFFFF;
    box-shadow: 1px 1px 1px #DDDDDD;
}

.box h3{
    padding-top: 24px;
    text-align: center;
    color: #5AB6CD;
}

img{
    padding: 10px;
}

Setelah style css ditambahkan, maka akan menghasilkan tampilan seperti screenshot berikut.

Tutorial Image Hover, Grayscale

Tentu saja effect grayscale belum kita dapatkan, maka dari itu perlu kita tambahkan style berikut ini.

.img-grayscale{
    filter: url("data:image/svg+xml;utf8,#grayscale"); /* Mozilla Firefox */
    -webkit-filter: grayscale(100%); /* Google Chrome dan Apple Safari */
}

.img-grayscale:hover{
    filter: none;
    -webkit-filter: grayscale(0%);
}

Effect grayscale ini saya coba dibrowser Mozilla Firefox, Google Chrome, serta Apple Safari dan berjalan dengan lancar. Nah, cukup mudah bukan? Jika masih bingung, jangan ragu untuk meninggalkan komentar ya. Dan jika kalian ingin mengunduhnya serta menggunakannya sebagai bahan untuk belajar, klik link Download dibawah.

Demo Download

July 21, 2014

Radio Button dan Checkbox merupakan form input yang dimiliki oleh bahasa pemrograman HTML, hanya saja kedua form input tersebut memiliki tampilan yang kurang menarik. Dan berikut akan saya berikan tutorial bagaimana mengkostumisasi Radio Button serta Checkbox dengan hasil akhir seperti screenshot berikut.

Tutorial Kostumisasi Radio Button Dan Checkbox

Yang pertama adalah buatlah file index.html dan tulislah script berikut, didalam tag body tentunya (script ini hanya sebagian saja dan bukan keseluruhan script).

Script diatas yang paling penting selain tag input adalah class custom-radio serta radio-checked, karena kedua class tersebut yang akan menggantikan bulatan input Radio Button. Namun tentu saja script diatas tidak akan bekerja tanpa styling. Nah berikut style css yang perlu kalian tambahkan.

.custom-radio{
    display: inline-block;
    margin-top: 1px;
    position: absolute;
    border: 1px solid #5AB6CD;
    border-radius: 50%;
    width: 15px;
    height: 15px;
}
.radio-checked{
    border-radius: 50%;
    background-color: #5AB6CD;
    width: 11px;
    height: 11px;
    margin: 2px;
}
.radio-label{
    display: inline-block;
    margin-left: 24px;
}

Setelah style css ditambahkan, maka akan menghasilkan tampilan seperti screenshot berikut.

Tutorial Kostumisasi Radio Button Dan Checkbox

Nah, sekarang kita tinggal menyembunyikan bulatan form input Radio Button-nya.

Untuk mengkostumisasi Checkbox, caranya hampir sama dengan Radio Button, hanya saja pemberian style css-nya yang berbeda. Buatlah script html seperti berikut.

Lalu tambahkan style berikut ini
.custom-checkbox{
    display: inline-block;
    margin-top: 1px;
    position: absolute;
    border: 1px solid #5AB6CD;
    width: 15px;
    height: 15px;
}

.checkbox-checked{
    border-left: 3px solid #5AB6CD;
    border-bottom: 3px solid #5AB6CD;
    position: absolute;
    background-color: transparent;
    -webkit-transform: rotate(315deg);
    -moz-transform: rotate(315deg);
    -ms-transform: rotate(315deg);
    -o-transform: rotate(315deg);
    width: 14px;
    height: 6px;
}

.checkbox-label{
    display: inline-block;
    margin-left: 24px;
}

Dan hasilnya akan seperti screenshot berikut, jangan lupa untuk menyembunyikan kotak form input Checkbox-nya.

Tutorial Kostumisasi Radio Button Dan Checkbox

Nah, cukup mudah bukan? Jika masih bingung, jangan ragu untuk meninggalkan komentar ya. Dan jika anda ingin mengunduhnya serta menggunakannya sebagai bahan untuk belajar, klik link Download dibawah. Keep study guys. :)

Demo Download

July 19, 2014

Belumlah terlambat jika saya memposting artikel ini, dan semoga memang begitu. Setelah beberapa hari gagal untuk menulis, akhirnya malam ini ada kesempatan juga. Artikel ini tentang ‘Free File’ yang setiap bulan diberikan oleh situs ThemeForest kepada member mereka, dan bulan ini adalah Plasma. Plasma - One Page Multipurpose HTML Template, begitu lah title dari file ini. File ini merupakan file HTML dengan style One Page, yakni semua konten ditampilkan dalam satu halaman. Template ini dibangun diatas CSS Framework Bootstrap serta memanfaatkan beberapa plugin jQuery seperti Isotope, Revolution Slider, Parallax, ScrollTo, dll dst. Oh iya, template ini dibuat oleh author JOGJAfile.

Berikut beberapa screenshot Plasma

Plasma

Plasma Services

Plasma Portfolios

Menurut saya desain Plasma sangat bagus, hanya saja dibagian header, tepatnya dibagian atas navigasi mungkin lebih baik dibagi menjadi 2 area, bagian kiri untuk icon social network, sedangkan bagian kanan untuk alamat, email serta no telepon. Overall, template ini bagus luar dalam, maksudnya teknik kodingnya juga rapi, sehingga mudah dipelajari. Bagaimana menurut kalian? Jika kalian ingin mengunduhnya, klik disini, jangan lupa login dengan account Envato dulu ya.

WordPress sebagai Content Management System (CMS) yang paling banyak digunakan website didunia dan merupakan Open Source Software, tentu tidak sedikit yang ingin belajar tentang WordPress. Baik dalam membuat Theme, Plugin, maupun optimasi website. Bagi kalian yang ingin belajar WordPress, saya akan berikan rekomendasi beberapa situs maupun blog yang membahas ataupun menyediakan tutorial WordPress gratis. Dan berikut situs dan blog tersebut.

WordPress Lesson

WordPress Lesson

WordPress Lessons merupakan bagian dari WordPress Codex dan memiliki tutorial-tutorial bagus dalam menggunakan WordPress. Selain itu, WordPress Lessons juga menyediakan artikel untuk memberi style Theme WordPress kalian serta cara membuat Theme dan Plugin yang mudah. Situs ini merupakan rekomendasi pertama saya karena situs ini memang dimiliki oleh WordPress.

Tuts Plus

Tuts Plus

Pasti tidak sedikit yang mengenal Tuts Plus, selain menyediakan kursus dan buku yang bagus-bagus, Tuts Plus juga menyediakan tutorial WordPress yang selalu update setiap beberapa hari. Artikel-artikel yang diposting pun sangat bagus dan berkualitas. Saya rekomendasikan Tuts Plus bagi siapapun yang ingin belajar membuat Theme maupun Plugin WordPress.

WP Beginner

WP Beginner

WP Beginner merupakan salah satu blog yang cukup recommended untuk kalian. Pasalnya selain menyediakan tutorial-tutorial yang bermanfaat, blog ini juga memberi solusi dari permasalahan yang kita temui dalam membangun WordPress, misalnya menghilangkan Admin Bar maupun membuat WordPress anda lebih aman. Blog ini selalu update tutorial setiap minggunya.

WPMU Dev

WPMU Dev

Seperti halnya blog sebelumnya, WPMU Dev juga salah satu blog yang memberikan tutorial-tutorial yang bagus bagi pemula maupun menengah, blog ini update artikel 2 kali dalam seminggu.

Smashing Magazine

Smashing Magazine

Smashing Magazine merupakan situs yang terkenal sebagai situs Web Design online, namun situs ini juga menyediakan tutorial WordPress, hanya saja update tiap sebulan atau 2 bulan sekali. Situs ini juga telah merilis beberapa Theme WordPress yang bagus dan gratis.

WP Hub

WP Hub

WP Hub merupakan blog untuk belajar WordPress yang selalu mempublikasikan artikelnya setiap bulan. Blog ini menyediakan tutorial-tutorial dari yang mudah sampai yang sulit, baik itu untuk para pemula atau yang sudah mahir.

ManageWP

ManageWP

ManageWP merupakan blog yang tidak berfokus pada tutorial-tutorial saja, namun juga penggunaan maupun optimasi theme ataupun plugin WordPres. Blog ini cukup sering update artikel-artikel baru.

Nah, itulah beberapa situs dan blog yang saya rekomendasikan bagi kalian yang inin belajar WordPress. Semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentar ya. :)

July 17, 2014

Theme Options merupakan fitur tambahan pada WordPress yang dibuat oleh seorang developer dengan tujuan kustomisasi. Misalnya, seperti mengganti favicon, merubah font, merubah skin theme, dan lain-lain. Berikut ini adalah beberapa Theme Options yang bisa kalian gunakan dan tentunya gratis.

Options Framework Plugin

Options Framework Plugin

Theme Options ini dibuat oleh seorang developer yang bernama Devin Price. Option Framewrok Plugin memiliki tampilan yang sangat sederhana, namun fitur yang disediakan cukup lengkap seperti seperti Text Input, Textarea, Checkbox, Image Uploader, Color Picker dan lain-lain.

Redux Framework

Redux Framework

Theme Options ini juga cukup bagus dan lengkap, karena meiliki banyak fitur pengaturan seperti merubah skin theme, merubah layout, pengaturan social network, cropping gambar, pemilihan font, dan lain-lain.

Slightly Modded Options Framework - SMOF

Slightly Modded Options Framework - SMOF

Theme Options ini dikembangkan oleh Syamil MJ dan beberapa contributor lain dengan mengkombinasikan beberapa Theme Options lain seperti Thematic Options Panel, Woo Themes, dan Option Tree sehingga tercipta Theme Options yang kaya fitur. SMOF memiliki fitur seperti Drag and Drop Unlimited Slider, Layout Management, Color Picker, Backup and Restore dan lain-lain. Kini SMOF telah bergabung denagn Redux Framework.

OptionTree Framework Plugin

OptionTree Framework Plugin

Theme Options ini dibuat oleh Derek Herman dan mendapat dukungan dari situs marketplace WordPress Theme terkenal, yaitu ThemeForest. OptionTree memiliki banyak , salah satu diantaranya adalah fitur untuk menambah option pengaturan langsung melalui dashboard. Kini OptionTree telah bergabung dengan Redux Framework.

Fontawesome

Dalam mendesain suatu aplikasi web, kita membutuhkan komponen-komponen yang akan membuat web kita tampil lebih menarik, dan salah satunya adalah icon. Icon ini biasanya berupa gambar-gambar yang kita embed ke dalam web. Namun cara tersebut masih merepotkan, karena kita harus menyiapkan gambar terlebih dahulu baru kemudian kita embed. Kini, ada cara untuk mempercepat proses itu, yakni menggunakan Icon Font. Apa itu Icon Font? Icon Font adalah font yang berbentuk menyerupai icon, tetapi ini tetaplah sebuah font, kita dapat merubah warna, ukuran, memberi shadow, dan apapun melalui style css.

Mengapa memilih Font Awesome?

Icon Font ini dibuat oleh seorang yang bernama Dave Gandy, dan diperuntukkan untuk Framework Bootstrap, namun juga bisa digunakan dengan baik untuk Framework lain. Sebetulnya Bootstrap sendiri sudah memiliki icon yakni Glyphicons, namun Font Awesome lebih baik ketimbak Glyphicons. Kini Font Awesome telah mencapai versi 4.1.0 dan memiliki lebih dari 400 icon. Banyak Web Designer yang sudah menggunakannya, karena memang mudah dan cepat dalam penggunaanya. Cara menggunakannya adalah dengan membuat sebuah tag I, lalu ditambahkan class fa serta diikuti class icon dari list icon Font Awesome yang akan kita tampilkan. Misalkan kita akan menampilkan icon Home, maka cara memanggilnya adalah . Ya, memang semudah itu, jika anda ingin melihat example yang lebih lengkap, kunjungi link ini.

Fontawesome Icons

Bagaimana, apakah kalian tertarik menggunakannya?

CSS Framework adalah suatu library atau paket yang digunakan untuk membuat aplikasi web (front end) agar menjadi lebih cepat. CSS Framework biasanya terdiri dari file HTML, CSS, JS, Icon dan lain sebagainya. Tujuan utama dari dibuatnya CSS Framework tentu saja tidak lain untuk mempermudah seorang Web Designer dalam membuat sebuah desain aplikasi web. Saat ini trend Web Design memiliki layout yang Responsive, yakni membuat aplikasi web bisa tampil dengan baik di berbagai ukuran layar (PC, Laptop, Tablet, ataupun Smartphone) tanpa merusak desain aplikasi web itu sendiri. Dan CSS Framework yang patut anda coba berikut ini mendukung fitur responsive tersebut.

Bootstrap

Twitter Bootstrap

Adalah CSS Framework mobile first yang dikembangkan oleh tim dari Twitter yakni Mark Otto dan Jacob. Versi terbaru Bootstrap adalah versi 3.1.1, dan telah digunakan oleh banyak Web Designer (saya sendiri menggunakan framework ini, serta telah menghasilkan sebuah portfolio). Framework ini menyediakan komponen-komponen dasar web yang cukup lengkap seperti slider, pop up modal, progress, button, accordion, toggle, table, dll. Bootstrap memiliki sistem grid yang terbagi menjadi 12 grid dan memiliki class-class untuk 4 ukuran layar, yakni col-lg-*, col-md-*, col-sm-*, dan col-xs-* yang mana masing-masing class digunakan untuk perangkat berlayar lebar, layar sedang, layar kecil, dan layar yang lebih kecil.

Foundation

Zurb Foundation

CSS Framework ini dikembangkan oleh perusahaan Zurb dan merupakan framework yang bisa dikatakan saingan terdekat Bootstrap. Seperti halnya Bootstrap, agar pengaturan responsive-nya mudah, Foundation dapat membuat class small untuk tampilan mobile serta class large untuk tampilan desktop dipanggil dalam satu div. Framework yang memmiliki slogan Start Here, Build Everywhere ini telah mencapai versi 5.

UI Kit

UI Kit

Merupakan CSS Framework yang memiliki library kecil namun memiliki komponen-komponen web yang lumayan lengkap, oleh karena itu framework ini juga disebut Lightweight CSS Framework. UIKit dikembangkan oleh Yootheme, perusahaan yang mengembangkan theme untuk CMS WordPress dan Joomla.

Ketiga CSS Framework diatas dapat kita download secara gratis. Selain framework-framework diatas, masih banyak framework lain seperti Blue Print, Gumby, Skeleton, Pure dll yang akan saya bahas di artikel lain. Nah apa kalian tertarik? Jangan lupa tinggalkan komentar ya.